Menjual Ginjalnya Demi Kebutuhan Keluarga

Bookmark and Share
                   Penjualan Ginjal | huteri.com

Menjual Ginjalnya Demi Kebutuhan Keluarga - Rhizckey | Miris, mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan seorang gadis sulung dari 5 saudara yang ingin menjual organ vital di tubuhnya, yaitu organ ginjal. Dan menurut saya, ini adalah salah satu bukti betapa bobroknya sistem pemerintahan kita ini. Katanya sih di UUD 1945 pemerintah bertanggung jawab untuk memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar, tapi mana buktinya ? Hanya sebuah peraturan omong kosong yang dituliskan di sebuah Undang Undang Dasar.
Mungkin kasus seperti ini hanyalah salah satu kasus yang tidak kita ketahui, saya sendiri juga semakin yakin, banyak sekali orang-orang miskin yang terlilit ekonomi juga melakukan hal sama, namun kita tidak mengetahuinya karena sistem penjual organ ilegal sekarang semakin rapi, apalagi kalau ada bantuan dari oknum-oknum pemerintah.
Kasus Rh, seorang gadis asal Pontianak yang berencana menjual ginjalnya di internet dengan harga 500-600 juta akhir-akhir ini menjadi salah satu trending topik di dunia maya. Apalagi, dia menjual ginjalnya hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, dia merasa bertanggungung jawab penuh atas keluarganya setelah Ayahnya diberhentikan bekerja dari salah satu perusahaan di Pontianak. Anak sulung dari ke lima saudara itu sudah memikul beban berat untuk memenuhi kebutuhan orang tua dan saudara-saudaranya sejak baru lulus SMA.
Ayahnya yang sekarang hanya bekerja serabutan di toko sembako tidak mampu mencukupi kebutuhan istri dan anak-anaknya, maklum upah per harinya hanya sekitar Rp 30.000. Jelas sebuah uang yang nyaris tak ada gunanya untuk memenuhi  istri dan lima anaknya, apalagi istrinya sering sakit-sakitan dan tiga anaknya masih duduk di bangku sekolah, sedangkan yang paling kecil masih berusisa 3 tahunan. Mau tidak mau, Rh selaku anak yang paling tua beurmur sekitar 20 tahun harus ikut memikul beban ayahnya.
Entah apa yang ada dipikirannya, niat Rh menjual organ ginjalnya sudah bulat. Dia secara diam-diam menawarkan ginjalnya di sebuah website di internet. Namun niat beraninya itu sepertinya pupus sampai di sini, saat media secara serempak memberitakan bahawa dia menjual ginjal demi kebutuhan keluarga. Maklum saja, dia tidak ingin proses penjualan ginjalnya itu tidak diketahui oleh orang di sekitarnya, apalagi orang tuanya, dan pemberitaan media secara terus menerus inilah yang sepertinya membuat dia ragu untuk menjual organ vitalnya itu.
Sebuah kabar yang membuat kita tersentuh, apa yang sebenarnya dilakukan pemerintah kita saat tugas kerja ? Apa hanya berdiam diri sambil ngopi lalu baru bergerak ketika ada kamera wartawan ? Apakah UUD 1945 yang mengatur bahwa fakir miskin dan anak-anak jalanan dipelihara pemerintah sudah tidak berlaku lagi ? Yang saya tau sih, KATAKAN TIDAK PADAHAL KORUPSI !!!!
Thanks to :  tribunnews.com

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar

Budayakan Komentar setelah membaca..!!!
No Spamm, Junk dll. Gunakan Kata2 yg Baik...